SURABAYA, HNN – Prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 mengantarkan lima atlet Jawa Timur memperkuat Tim Nasional Indonesia pada ajang The 10th World Cup Woodball yang berlangsung di Perlis, Malaysia, pada 24–30 Juli 2026.
Pemanggilan tersebut menjadi buah dari dominasi kontingen Jawa Timur yang berhasil meraih gelar juara umum Kejurnas Woodball 2026 dengan koleksi 10 medali emas, 8 perak, dan 5 perunggu.
Baca Juga: Bidik Emas di Manado, KONI Jatim Kumpulkan Delapan Cabor Bela Diri
Capaian tersebut sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai penyumbang atlet terbanyak di skuad Merah Putih. Dari total 14 atlet yang memperkuat Indonesia, lima di antaranya berasal dari Jawa Timur.
Sekretaris Indonesia Woodball Association (IWbA) Jawa Timur, Nurul Hidayati, mengatakan keberhasilan di Kejurnas menjadi dasar penentuan atlet yang dipanggil membela Indonesia di kejuaraan dunia.
"Setelah hasil Kejurnas kemarin, alhamdulillah Jawa Timur memperoleh 10 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Dari hasil tersebut dilakukan seleksi atlet-atlet yang akan mengikuti World Cup di Malaysia," ujar Nurul, di Kantor KONI Jatim, Kamis (23/7).
Lima atlet Jawa Timur yang akan mengenakan seragam Merah Putih ialah Erif Nurachmad Satrio, Eka Candra Apriliyanto, Ardiningrum June Candrawati, Nur Izza Nova Mindayati, dan Laily Maulidia Aprylia. Mereka akan bergabung dengan atlet dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten.
Pada ajang World Cup Woodball 2026, setiap atlet berpeluang tampil di berbagai nomor pertandingan, yakni single stroke, team stroke, double stroke putra-putri, double fairway putra-putri, serta mixed stroke dan mixed fairway.
Baca Juga: Jangan Karena Raperda Keolahragaan Jatim, Masa Depan Atlet Jadi Korban
Nurul optimistis para atlet mampu bersaing di level dunia. Seluruh atlet telah menjalani pemusatan latihan di Sidoarjo sebagai bagian dari persiapan menghadapi karakter lapangan di Malaysia yang berbeda dengan lapangan latihan di Indonesia.
"Adik-adik benar-benar mempersiapkan diri. Mudah-mudahan nanti bisa cepat menyesuaikan diri karena kondisi lapangannya berbeda. Di sini kita memiliki lapangan yang datar, sedangkan di sana menggunakan lapangan golf. Semoga mereka bisa segera beradaptasi dan memaksimalkan permainannya," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Jawa Timur Deddy Suhajadi memberikan apresiasi atas pencapaian Woodball Jawa Timur yang kembali menjadi juara umum sekaligus menjadi penyumbang atlet terbanyak bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: KONI Tetapkan ORADO sebagai Anggota Baru, Rakernas 2026 Perkuat Sistem Prestasi Nasional
Menurut Deddy, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk mengukir prestasi di tingkat internasional. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kekompakan antaratlet karena mereka kini membawa nama bangsa.
"Harus menjalin konektivitas dengan atlet dari daerah lain karena sekarang sudah mewakili Merah Putih. Kebersamaan harus dibangun sejak sebelum pertandingan agar chemistry dalam tim semakin kuat," tuturnya.
Deddy berharap lima atlet Jawa Timur mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Indonesia pada The 10th World Cup Woodball 2026 di Malaysia.(*)
Editor : D1N