Hadapi Kemarau, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gandeng Damkar Siram Lahan Jagung Ketahanan Pangan

SURABAYA, HNN - Guna mengantisipasi dampak kemarau panjang yang mulai mengancam sektor pertanian, Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui personel penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran bergerak cepat menyelamatkan lahan jagung di wilayah Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran.

 

Baca Juga: Terbongkar! Perdagangan Ilegal Sianida di Surabaya, Polisi Sita Ribuan Drum Berbahaya

Langkah antisipatif ini dilakukan dengan menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya, Kelompok Tani (Poktan) "Nandur Makmur", serta instansi samping dari Pemkot Surabaya.

 

Debit air sungai di sekitar kawasan tersebut telah berkurang drastis akibat kemarau. Padahal, bibit jagung yang baru ditanam di lahan ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini sedang berada dalam masa krusial yang sangat membutuhkan asupan air dan nutrisi optimal.

 

Merespons situasi tersebut, Polsek Kenjeran berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Bulak dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyiraman massal guna membasahi lahan dan menjaga kelembaban tanah.

 

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, turun langsung memimpin jalannya kegiatan pengolahan lahan dan penyiraman darurat ini bersama para petani dan petugas lapangan.

Baca Juga: Polisi Berhasil Amankan 6 Bandar Narkoba dan Brangkas isi 1 Kg Sabu di Jalan Kunti Surabaya

 

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam merespons kendala yang dihadapi para petani di lapangan, sekaligus bagian dari komitmen mendukung program pemerintah pusat.

 

"Kegiatan ini kami lakukan bersama dengan melibatkan beberapa instansi terkait dari unsur pemerintahan. Tujuannya jelas, yakni bergotong-royong untuk mensukseskan Program Ketahanan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, sekaligus dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Polda Jatim," ujar Iptu Suroto.

Baca Juga: Antusias Warga Datang Ke Polsek Simokerto Untuk Mendapatkan Jum'at Berkah

 

Selain penyiraman secara masif untuk mengatasi kekeringan, personel di lapangan bersama Poktan Nandur Makmur juga melakukan pemberian pupuk alami secara berkala.

 

"Langkah ini diambil guna memastikan bibit jagung tetap mendapatkan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen tiba, " imbuhnya. (Kri)

Editor : D1N

Opini   

Negara Wajib Melindungi Rakyatnya

Catatan tentang Nasib Para Penambang Belerang Kawah Ijen Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Dua hari lalu, dalam Simposium Nasional Outlook…

Opini   

PRABOWO SUBIANTO UNTUK INDONESIA RAYA

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy SAYA tertawa membaca sebuah meme yang sedang ramai berseliweran di media sosial. Bunyinya: "Prabowo bersama:…