SURABAYA, HNN - Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 mulai memasuki tahapan teknis. Survei pertama venue Porprov X Jatim 2027 dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, dengan melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, KONI Kota Surabaya selaku tuan rumah, serta para Technical Delegate (TD) dari masing-masing cabang olahraga.
Kegiatan survei dihadiri Jeffry Tagore dari Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Timur, bersama jajaran KONI Jatim, jajaran KONI Kota Surabaya, serta para TD yang melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah venue yang diproyeksikan menjadi lokasi pertandingan.
Baca Juga: Jelang Porprov 2027, KONI Jatim Gaungkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Mengungkapkan Masalah
Survei perdana ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan awal menuju Porprov X Jatim 2027. Pengecekan sejak jauh hari dinilai penting untuk memetakan kondisi venue sekaligus memastikan fasilitas yang tersedia sesuai dengan kebutuhan teknis masing-masing cabang olahraga.
Jeffry Tagore, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Timur, mengatakan survei venue merupakan bagian penting dalam tahapan persiapan Porprov X Jatim 2027.
“Kami bersama jajaran KONI Jawa Timur, KONI Kota Surabaya selaku tuan rumah, serta para Technical Delegate turun langsung melihat kondisi venue. Kami ingin memastikan fasilitas yang dipersiapkan nantinya sesuai dengan standar dan kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” ujar Jeffry.
Menurut Jeffry, survei pertama ini tidak hanya melihat kondisi fisik venue, tetapi juga berbagai aspek pendukung pertandingan. Masukan dari para TD menjadi penting karena setiap cabang olahraga memiliki kebutuhan teknis dan standar pertandingan yang berbeda.
“Hasil survei ini nantinya menjadi bahan evaluasi dan koordinasi. Kalau ada kekurangan, masih ada waktu untuk dilakukan pembenahan. Prinsipnya, kami ingin persiapan dilakukan lebih awal sehingga ketika Porprov berlangsung, venue sudah benar-benar siap,” katanya.
Dalam survei pertama pada Senin (28/9/2026), tim meninjau sejumlah venue di wilayah Surabaya Pusat. Salah satunya Sport Center UINSA Ahmad Yani Surabaya, yang diproyeksikan untuk cabang olahraga Drumband dan Shorinji Kempo.
Survei kemudian berlanjut ke Gelora Pancasila dan Lapangan Thor, yang masuk dalam rencana lokasi pertandingan Muaythai, Pencak Silat dan Sepak Bola.
Baca Juga: KONI Jatim Apresiasi Lima Atlet Woodball yang Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia
Tim selanjutnya meninjau kawasan Jalan Diponegoro. Homeground Eks Giant Diponegoro menjadi salah satu venue yang diproyeksikan untuk pertandingan Pickleball.
Sementara di kawasan THR Surabaya, tim melakukan pengecekan SUCH (Surabaya Urban Creative Hub) yang diproyeksikan untuk sejumlah cabang olahraga, yakni Bonsai, Bridge, Domino dan Dancesport.
Agenda survei juga mencakup Gelora 10 November Tambaksari, yang diproyeksikan menjadi lokasi pertandingan Sepak Bola. Selain itu, Gedung Ganggang Remaja diproyeksikan untuk cabang olahraga IBCA MMA, Kurash dan Sambo.
Kehadiran para Technical Delegate dalam survei tersebut menjadi bagian penting dalam proses verifikasi venue. Para TD memberikan masukan teknis sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga, termasuk fasilitas pertandingan dan berbagai sarana pendukung.
Baca Juga: KONI Jatim Pasang Target Tinggi PON 2028, Khofifah Minta Talenta Muda Diperbanyak
Hasil survei perdana tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan koordinasi antara KONI Jawa Timur, KONI Kota Surabaya dan masing-masing cabang olahraga. Berbagai catatan yang ditemukan di lapangan akan dipetakan untuk menentukan kebutuhan penataan, perbaikan maupun kelengkapan fasilitas.
Survei yang dimulai sejak September 2026 tersebut menunjukkan bahwa persiapan Porprov X Jatim 2027 dilakukan secara bertahap dan lebih awal. Dengan demikian, masih tersedia waktu yang cukup untuk melakukan pembenahan apabila ditemukan fasilitas yang belum memenuhi kebutuhan pertandingan.
Bagi Surabaya sebagai tuan rumah, kesiapan venue menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan Porprov X Jatim 2027. Sementara bagi KONI Jawa Timur, keterlibatan para TD sejak tahap awal diharapkan dapat memastikan setiap venue memiliki kesiapan sesuai standar cabang olahraga masing-masing.
Survei pertama pada Senin, 28 September 2026 ini menjadi langkah awal dari rangkaian persiapan venue Porprov X Jatim 2027, sekaligus memperkuat koordinasi antara KONI Jatim, KONI Kota Surabaya dan seluruh unsur teknis cabang olahraga menuju pelaksanaan kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Editor : D1N