Jakarta, HNN - Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menilai situasi saat ini masih terkendali. Tapi jika wabah Covid 19 terus berkepanjangan hingga puasa dan Idul Fitri dikhawatirkan akan muncul masalah yang sangat serius.
Ia meminta jajaran kepolisian mengantisipasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk kemungkinan aksi penjarahan di pertokoan dan rumah orang kaya jika virus corona (covid-19) semakin mewabah dan terjadi secara berkepanjangan.
Baca Juga: Terbongkar! Perdagangan Ilegal Sianida di Surabaya, Polisi Sita Ribuan Drum Berbahaya
Neta mengatakan penyebaran virus tersebut akan berdampak pada situasi sosial ekonomi. Krisis bisa terjadi karena ada kalangan masyarakat tertentu penghasilannya semakin terkikis setiap hari akibat imbauan kerja dari rumah.
"Bisa bisa yang muncul adalah aksi penjarahan, yang tidak hanya ke areal pertokoan tapi juga ke rumah orang orang yang dianggap kaya," kata Neta melalui keterangan resmi yang diterima, Senin (30/3/2020)
"Sementara industri menerapkan stay at home, ini tentu akan menjadi masalah tersendiri. Ini sebuah situasi yang sangat perlu diperhatikan pemerintah," tambah Neta.
Baca Juga: Antusias Warga Datang Ke Polsek Simokerto Untuk Mendapatkan Jum'at Berkah
Untuk itu Presiden Jokowi jangan terkecoh dgn desakan-desakan lawan politiknya, seperti desakan segera lakukan lockdwon. Sebab jika tidak hati- hati lockdown bisa menimbulkan masalah baru, bahkan lebih parah dari India.
"Indonesia pernah punya pengalaman penjarahan massal di era 1998. Dalam situasi lockdown, jika tidak hati-hati bisa menimbulkan kesulitan bahan makanan dan kelaparan di lapisan bawah, terutama masyarakat pekerja harian dan serabutan. Bisa bisa yang muncul aksi penjarahan yang tidak hanya ke toko-toko tapi juga ke rumah orang-orang kaya," ungkapnya.
Baca Juga: Suprambodo Residivis Curanmor Berhasil Diringkus Polsek Wonokromo
Sekarang saja, kata dia, para pekerja harian sudah mengeluh tdak ada order. Bagi mereka yang tidak ada order artinya tidak ada yang bisa dimakan.
"Bayangkan jika mereka kelaparan, tidak hanya angka kriminal yang meningkat tapi bisa bisa penjarahan dan penyerbuan ke sumber makanan akan terjadi. Situasi ini yg perlu dicermati pemerintah," tandasnya. (red)
Editor : Redaktur