KONI Tegaskan Hanya Akui Kepemimpinan LaNyalla, Munaslub 25 April Tak Diakui

JAKARTA, HNN – AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Dalam forum tersebut, KONI Pusat menegaskan hanya mengakui kepengurusan PB MI di bawah kepemimpinan LaNyalla serta tidak mengakui rencana Munaslub yang disebut akan digelar pada 25 April.

Munas IV PB MI secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum II KONI Pusat masa bakti 2023–2027, Mayjen TNI (Purn.) Soedarmo. Usai terpilih, LaNyalla bersama jajaran pengurus harian langsung dikukuhkan.

Baca Juga: Protes Mekanisme Pemilihan, Zia’ul Haq Naik Meja sebelum Darmadi Menang Voting

Proses aklamasi yang berlangsung cepat mencerminkan dukungan penuh dari seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia terhadap kepemimpinan LaNyalla untuk melanjutkan program pembinaan dan pengembangan organisasi.

Dalam sambutannya, Soedarmo menegaskan pentingnya mengakhiri konflik internal yang sempat terjadi di tubuh organisasi. Ia juga menegaskan sikap KONI Pusat terkait legitimasi kepengurusan.

“Dinamika seperti ini tidak boleh terjadi lagi. KONI hanya mengakui kepengurusan PB Muaythai Indonesia yang sah di bawah kepemimpinan Bapak LaNyalla,” tegas Soedarmo.

Ia juga menambahkan, jika terdapat agenda Munaslub di luar mekanisme organisasi, maka hal tersebut tidak akan diakui oleh KONI.

“Jika ada Munaslub, termasuk yang direncanakan pada 25 April, itu tidak diakui,” ujarnya.

Soedarmo mengajak seluruh insan Muaythai Indonesia untuk meninggalkan konflik dan fokus membangun organisasi yang sehat dan berprestasi.

“Marilah kita membangun tata kelola organisasi yang baik agar mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi. Saya berharap ini menjadi konflik internal terakhir di Muaythai Indonesia,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berjenjang dari daerah sebagai kunci prestasi nasional.

“Ke depan, pembinaan harus terus dilakukan dari pengprov, termasuk dalam perekrutan atlet-atlet potensial dan berprestasi,” tambahnya.

Sementara itu, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan prestasi atlet.

“Fokus kita memperkuat tata kelola, menjaga soliditas, dan meningkatkan prestasi atlet. Seluruh insan Muaythai Indonesia harus menjunjung integritas dan bergerak dalam satu komando,” ujar LaNyalla.

Ia juga mengingatkan agar organisasi tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, PB MI telah memperkuat sistem penegakan disiplin melalui pembentukan Badan Yudisial yang terdiri dari Komite Disiplin, Komite Banding, dan Komite Etik.

Selain itu, PB MI akan fokus pada program strategis, termasuk pembinaan atlet dan persiapan menghadapi berbagai ajang penting seperti Pekan Olahraga Nasional Beladiri, Kejuaraan Nasional 2026, hingga SEA Games Malaysia 2027.

Munas IV PB MI juga menegaskan komitmen bersama seluruh pengurus untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan daya saing Muaythai Indonesia di tingkat internasional. (d43n9) 

 

Baca Juga: Marciano Norman Kukuhkan Pengurus KONI Jatim 2025–2029, Targetkan Prestasi PON Meningkat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga: Perkuat Ring 1 KONI Jatim, 4 Tenaga Ahli Unesa Usung Misi Cetak Atlet Kelas Dunia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Redaktur