Surabaya, HNN - Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I. G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., bersama Ketua Daerah Jalasenastri Armada II, Ny. Yully Alit Jaya, menghadiri Pawai Seni Ogoh-Ogoh di Pura Segara, Kenjeran, Surabaya, pada Jumat (28/3).
Pawai Ogoh-Ogoh merupakan tradisi masyarakat Hindu yang dilaksanakan pada malam Tawur Kesanga, sehari sebelum melaksanakan Catur Brata Nyepi. Ogoh-Ogoh sendiri adalah patung raksasa yang melambangkan Bhuta Kala, yakni kekuatan negatif dalam kehidupan manusia.
Baca Juga: Koarmada II Terima Kunjungan Tim Audit Kinerja Itjen TNI
Tradisi ini menjadi simbol pemusnahan sifat buruk agar masyarakat memasuki Tahun Baru Saka dengan hati yang bersih dan suci.
Dalam pawai tersebut, berbagai Ogoh-Ogoh berukuran besar diarak mengelilingi kawasan sekitar dengan iringan gamelan dan obor, menciptakan suasana sakral sekaligus meriah. Setelah prosesi arak-arakan, Ogoh-Ogoh kemudian dibakar sebagai simbol pemurnian diri.
Baca Juga: Koarmada II Terima Kunjungan Hanno Riegen, Dukung Penelusuran Sejarah Perwira Angkatan Laut
Sebelum menyaksikan pawai, Pangkoarmada II dan Ketua Daerah Jalasenastri Armada II terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jala Wira Dharma Koarmada II. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit TNI AL serta warga Hindu di sekitar Surabaya, menandai kebersamaan dan kekhidmatan dalam menyambut hari suci ini.
Baca Juga: Pangkoarmada II Hadiri Rapim TNI 2026 sebagai Forum Strategis Pimpinan TNI
Melalui kehadiran Pangkoarmada II dalam perayaan ini, TNI Angkatan Laut menunjukkan komitmennya dalam mendukung dan menjaga kelestarian budaya serta nilai-nilai spiritual bangsa. Kehadiran pemimpin militer dalam acara keagamaan ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi di lingkungan TNI serta masyarakat luas. (Pen/2)
Editor : Redaktur