Ketua DPD RI Minta Masyarakat Hati-Hati dengan Makanan Kedaluwarsa

avatar Harian Nasional News
Ketua DPD RI saat menghadiri Pameran Inapro Expo Kadin Institute di Surabaya Jawa Timur, 22 November 2020
Ketua DPD RI saat menghadiri Pameran Inapro Expo Kadin Institute di Surabaya Jawa Timur, 22 November 2020

SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap peredaran makanan kedaluwarsa. Pasalnya, penjualan makanan kedaluwarsa dan tanpa izin beredar biasanya semakin marak saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Untuk itu, Senator asal Jawa Timur itu mendukung langkah pemerintah yang mulai mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap produk makanan, seperti yang dilakukan di pasar modern di Sidoarjo, Jawa Timur.

"Menjelang Lebaran, pemerintah memang sebaiknya mengintensifkan sidak makanan tanpa izin edar dan kedaluwarsa. Karena, pedagang sering kali memanfaatkan momen bulan Ramadhan dan Idul Fitri agar dagangannya tetap laku terjual," tutur LaNyalla, Selasa (27/4/2021).

Bagi Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu, hal ini sangat merugikan konsumen.

Baca Juga: LaNyalla: MBG Bukan Sekadar Piring Makan, tapi “Piring Peluang” bagi Ekonomi Daerah

"Bahkan bisa membahayakan jika makanan yang sudah kedaluwarsa itu dikonsumsi. Hal-hal seperti ini yang harus dicegah," katanya.

LaNyalla ingin pemerintah memastikan para pedagang tidak menjual produk tanpa izin edar, produk yang kedaluwarsa, dan juga produk yang membahayakan lainnya.

Baca Juga: LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo Soal Board of Peace

"Dan untuk seluruh masyarakat, berhati-hatilah dalam berbelanja dan mengkonsumsi makanan menjelang lebaran. Perhatikan produk makanan dengan detail, termasuk tanggal kedaluwarsa," katanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu juga mengajak semua pihak untuk mengindahkan informasi ini.

Baca Juga: LaNyalla Soroti Tumpahan CPO yang Ancam Kelestarian Pulau Oksigen Gili Iyang

"Selain itu, BPOM harus menginformasikan hal ini secara masif agar menjadi perhatian semua pihak," pintanya. (d1n)

Editor : Redaktur