Seorang Debt Collector Nyaris Dimartil Debitur

avatar Harian Nasional News
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

LAMPUNG, HNN - Masyarakat kerap dibikin resah akibat ulah debt collector yang tidak memiliki etika saat menarik kendaraan yang telat bayar atau menunggak.

Profesi Debt collector juga berisiko karena masyarakat kerap melakukan perlawanan dan kekerasan ketika motor atau mobilnya ditarik paksa.

Seperti yang terjadi di Bandar Lampung, seorang pemilik motor Honda BeAT melakukan perlawanan terhadap kepungan para debt collector.

Dari video kronologinya seorang debitur sedang menambalkan ban kepergok kawanan debt collector dan berakhir melakukan pemukulan pakai palu.

Debitur ini diajak baik-baik oleh kawanan debt collector ke kantor leasing. Namun setelah proses tambal ban selesai, debitur ini langsung mau pergi begitu saja.

Dan akan menabrak debt collector yang bernama Najamudin.

Dicabutlah kunci kontak itu oleh Najamudin dan kemudian sang debitur ini tidak terima dan mengambil palu.

Palu tersebut akan dipukulkan ke Najamudin.

"Akan tetapi saudara Pengki (debt collector lainnya) ini yang melerai. Bahkan beliau yang kena pukulan benda tumpul palu itu kepala sebelah kiri. Bocor," jelas salah seorang debt collector lainnya, melansir laman gridmotor.

Korban yang bernama Pengki itu dengan kepala bocor tetap melakukan penangkapan kepada debitur ini.

Kemudian Pengki dibawa ke rumah sakit Graha Husada. Sementara sang debitur yang melakukan pukulan dengan palu tersebut dibawa ke Polresta Bandar Lampung untuk di-BAP.

Editor : Adji