Mantan Fighter Internasional Yohan Mulia Nahkodai Muaythai Jateng, Siap Cetak Prestasi Nasional

SOLO, HNN - Pengurus Besar Muaythai Indonesia resmi mengukuhkan Yohan Mulia sebagai Ketua Pengprov MI Jawa Tengah periode 2026–2030. Mantan fighter internasional itu langsung memasang target besar membawa Muaythai Jateng lebih kompetitif di level nasional

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang digelar di Hotel Adhiwangsa, Solo, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Dari Dunia untuk Indonesia: IFMA Percaya Masa Depan Muaythai di Tangan LaNyalla

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris KONI Jawa Tengah Budi Santosa serta Sekretaris Disporapar Jawa Tengah Syurya Deta Syafie.

Dalam forum Musprovlub, Yohan menjadi calon tunggal dan terpilih secara aklamasi untuk memimpin Muaythai Jawa Tengah selama empat tahun ke depan.

Usai dikukuhkan, Yohan langsung menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan organisasi sekaligus meningkatkan prestasi atlet Muaythai Jawa Tengah agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Menurut Yohan, salah satu langkah prioritas yang akan segera dijalankan adalah memperbanyak penyelenggaraan kejuaraan tingkat daerah hingga nasional guna meningkatkan jam terbang atlet.

“Banyaknya kejuaraan menjadi kunci penting dalam membangun mental dan kualitas atlet. Kami mulai menyusun agenda kompetisi rutin yang melibatkan kabupaten dan kota di seluruh Jawa Tengah,” ujar Yohan.

Ia menilai atlet Muaythai tidak cukup hanya berlatih secara rutin, namun juga harus memiliki pengalaman bertanding yang tinggi agar kemampuan teknik dan mental kompetisi terus berkembang.

Baca Juga: LaNyalla Tegaskan Fokus Pembinaan, PBMI Siapkan Tim Terbesar ke Kejuaraan Dunia

“Kami ingin Muaythai Jawa Tengah lebih aktif dan kompetitif. Atlet harus sering bertanding agar kemampuan mereka terus berkembang. Ke depan, kami akan memperbanyak event dan memperkuat pembinaan usia muda,” katanya.

Tak hanya fokus pada atlet, kepengurusan baru juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia di sektor pelatih dan wasit. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Yohan menegaskan sinergi antara pengurus daerah, klub, pelatih, dan atlet menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi olahraga tarung di Jawa Tengah.

Pengprov MI Jateng juga mulai memasang target besar untuk melahirkan atlet potensial yang mampu tampil di ajang nasional hingga internasional, termasuk menghadapi multi event seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan SEA Games.

Baca Juga: Dari Pembekuan ke Kepemimpinan Baru, Wandhira Resmi Nahkodai Muaythai Indonesia Provinsi Bali

Langkah cepat Yohan mendapat respons positif dari LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia optimistis Muaythai Jawa Tengah akan berkembang lebih kompetitif di bawah kepemimpinan mantan atlet nasional tersebut.

“Dengan semangat pembinaan dan kompetisi yang terus digencarkan ketua baru, saya yakin Muaythai Jawa Tengah kini akan menatap masa depan yang lebih kompetitif dan berprestasi,” tegas LaNyalla.

Selepas Musprovlub, agenda dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus guna membahas sejumlah program prioritas, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Bagi Yohan, kepemimpinannya bukan sekadar melanjutkan roda organisasi, tetapi membawa Muaythai Jawa Tengah naik kelas menjadi salah satu kekuatan baru olahraga tarung Indonesia. (d43n9) 

Editor : Redaktur