Surabaya, HNN — Kejuaraan Piala Wali Kota menjadi momentum penting dalam menjaring dan melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di Jawa Timur. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
Ketua Umum IBC AMMA Jawa Timur, Arief Budi Prasetyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kejuaraan ini difokuskan untuk menemukan atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai event besar ke depan.
Baca Juga: Walikota Surabaya Beri Penghargaan Primer Koperasi Kartika Pejuang Babinminvetcad Kodam V/Brawijaya
“Kejuaraan Piala Wali Kota ini untuk memunculkan bibit-bibit baru sebagai persiapan Porprov dan kejuaraan-kejuaraan selanjutnya, termasuk Asian Championship di Bali serta Pekan Olahraga Nasional (PON) beladiri di Sulawesi Utara,” ujarnya, jum'at (1/5/2026)
Ia juga menekankan pentingnya sikap sportif dan kesiapan atlet, baik secara mental maupun teknis. Menurutnya, kualitas atlet tidak hanya diukur dari kemampuan bertanding, tetapi juga dari sikap selama kompetisi.
“Yang pasti atlet harus bermain dengan baik, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempersiapkan mental dan teknik untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” tambahnya.
Arief optimistis atlet dari Surabaya dan Jawa Timur mampu bersaing di berbagai level. Ia bahkan menyebut Surabaya sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet berprestasi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, S.Sn., turut menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
Baca Juga: Perkembangan Terbaru Penahanan Ijazah Karyawan di Surabaya
“Harapannya para atlet bisa bermain sportif, karena olahraga harus menjunjung tinggi sportivitas. Dari sini kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya bisa bersaing dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional dan internasional,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari strategi besar Kota Surabaya dalam menghadapi Porprov, dengan target perolehan 250 medali emas.
“Target tersebut tentu membutuhkan kerja keras dari semua cabang olahraga. Tidak hanya dari IBC AMMA, tetapi juga cabang olahraga lainnya yang kami dukung penuh,” ujarnya.
Baca Juga: Baso Juherman, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Surabaya Optimis ErJi Menang Pilwali Surabaya
Lebih lanjut, Herry menjelaskan bahwa atlet-atlet yang tampil di ajang ini nantinya akan diseleksi untuk mengikuti pemusatan latihan kota (puslatkot) sebelum berlaga di Porprov 2027.
“Dari ajang ini, atlet akan masuk puslatkot dan dibina lebih lanjut. Kemudian mereka juga akan mengikuti multi-event yang disiapkan sebagai bagian dari persiapan Porprov,” tambahnya.
Melalui Piala Wali Kota, Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan atlet dan olahraga daerah. Diharapkan, ajang ini mampu menjadi langkah awal bagi lahirnya atlet-atlet unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (Tim Mhs. UTM)
Editor : Redaktur