Kebakaran Lahap Gudang Eks PT New Era di Prambangan, Babinsa dan Petugas Gabungan Turun Tangan

Reporter : K1K1

Gresik, HNN – Kebakaran terjadi di area gudang Eks PT New Era, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (30/9/2026). Kobaran api diketahui sekitar pukul 11.00 WIB setelah percikan las dari pekerjaan pemotongan besi mengenai sampah karet limbah produksi hingga memicu api yang kemudian membesar dan meluas.

Setelah menerima informasi kejadian, Babinsa Koramil 0817/07 Kebomas Serda Eko Dian Santoso bersama anggota Polsek Kebomas, personel Polres Gresik, perangkat Desa Prambangan serta petugas Pemadam Kebakaran segera mendatangi lokasi untuk membantu proses penanganan.

Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Gresik, Kecamatan Kebomas, PMK Surabaya serta PMK dari sejumlah perusahaan di sekitar lokasi turut dikerahkan. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mengendalikan kobaran api dan mencegah api menjalar ke bagian lain di area perusahaan.

Hingga siang sekitar pukul 13.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus melakukan penyemprotan air ke titik-titik api, khususnya pada material limbah produksi yang mudah terbakar dan berpotensi kembali menimbulkan bara.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban personel. Sementara itu, kerugian materiel sementara dilaporkan berupa gudang dan limbah produksi yang terbakar, dengan material yang terdampak antara lain sampah atau bahan daur ulang. Besaran kerugian masih dalam proses pendataan.

Babinsa Koramil 0817/07 Kebomas Serda Eko Dian Santoso mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur terkait terus melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.

“Kami bersama Polri, PMK, pemerintah desa dan pihak terkait lainnya membantu penanganan kebakaran serta melakukan pemantauan di lokasi. Prioritas kami adalah memastikan api dapat dikendalikan, mencegah meluasnya kebakaran dan memastikan kondisi sekitar tetap aman,” ujar Serda Eko.

Setelah proses pemadaman, Babinsa bersama unsur terkait tetap berada di lokasi untuk melaksanakan pengawasan dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. Koordinasi dengan pihak perusahaan, PMK, kepolisian dan pemerintah desa juga terus dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan.

Kehadiran Babinsa di tengah penanganan bencana tersebut menjadi bagian dari tugas kewilayahan dalam membantu masyarakat dan bersinergi dengan seluruh unsur terkait. Setiap perkembangan situasi di lapangan juga dilaporkan secara berjenjang kepada Komando Atas sebagai bahan pemantauan dan tindak lanjut.

Editor : D1N

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru