Sinergi Kodaeral IX dan BKSDA Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

Reporter : Redaktur

AMBON, HNN – Personel pengamanan pelabuhan dari Kodaeral IX bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan instansi terkait berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar serta bagian tubuh hewan dilindungi saat pengamanan embarkasi KM Labobar di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Maluku, Sabtu malam (9/5/2026).

Kegiatan pengamanan dimulai pukul 19.30 WIT di bawah pengawasan Paur Kumter Diskum Kodaeral IX BKO Paur Data Staf Operasi Kodaeral IX, Letda Laut (H) Ricko Aditya, dengan melibatkan 10 personel Satgas Pengamanan PT Pelni.

Baca juga: Dansatrol Kodaeral IX Kunjungi dan Berikan Jam Komandan Kepada Personel KRI Kerapu-812

Pengamanan difokuskan pada kedatangan dan keberangkatan KM Labobar yang melayani rute pelayaran antar-pulau dan pada hari tersebut bersandar di Kota Ambon.

Dalam pemeriksaan rutin barang bawaan penumpang menggunakan mesin X-Ray, petugas mencurigai sebuah paket milik salah satu penumpang. Setelah dilakukan pemeriksaan manual secara mendalam, petugas menemukan dua ekor burung jenis nuri serta dua tanduk rusa.

Baca juga: Tim Merflug Kodaeral lX Antar Keberangkatan Pesud TNl AL CN235-220 MPA Laksanakan Patroli Sektor

Seluruh barang bukti kemudian disita dan diamankan ke Kantor BKSDA untuk diproses sesuai ketentuan perundang-undangan terkait perlindungan satwa liar.

Keberhasilan pengungkapan tersebut menunjukkan sinergi aparat dalam menjaga keamanan pelabuhan sekaligus mencegah perdagangan ilegal satwa dilindungi melalui jalur laut.

Baca juga: Jaga Ekosistem Maritim, Kodaeral IX Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Lingkungan di Wilayah Maluku

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen TNI AL, khususnya Kodaeral IX, dalam menjaga ketertiban kawasan pelabuhan serta mendukung upaya pelestarian lingkungan dan satwa liar.

Meski ditemukan upaya penyelundupan, situasi di Dermaga Pelabuhan Yos Sudarso secara umum terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengawasan ketat terus dilakukan oleh tim gabungan guna menjamin kelancaran arus penumpang serta mencegah keluar-masuknya barang terlarang melalui jalur laut. (Pen)

Editor : Redaktur

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru